Shalat Ingat Allah

"Dulu waktu Kecil, saya sudah hafal bacaan shalat bahkan sebelum masuk sekolah SD. Ayah dan Ibu pun fasilitasin buat ngaji dan sekolah agama.

Tapi, waktu kecil juga saya sering berbohong soal shalat, berpura-pura sudah shalat padahal belum. Setelah menikah, saya suka shalat, tapi ya seringnya di akhir waktu, gak jadi prioritas utama.

Rasanya shalat tuh ya kayak kewajiban aja gitu lho teh, bahkan kadang ngerasanya TERPAKSA gitu, na'udzubilah...  Saya nggak mau anak-anak saya kayak gitu. "


Cerita seorang Bunda pada kami.

Ayah Bunda pernahkah menemukan kasus serupa atau mengalami hal yang sama dengan kasus di atas?

Boleh jadi, Saat ini Ayah Bunda pun bertanya-tanya:

"Kok bisa kasus itu terjadi?"

"Masih kurangkah fasilitas yang diberikan orangtuanya dahulu ketika mengerjakan shalat?"

"Adakah bagian yang terlewat ketika mengerjakan shalat?"


Yuk, Simak Video berikut ini ya!



Lewat postingan sebelumnya, kita semua sudah tahu bukan penyebab dari cerita tersebut?

Bahwasannya, untuk mengerjakan shalat pada anak Rata-Rata mengenalkan tentang "How"nya bukan pada " Why" yang Ternyata punya dampak begitu besar pada pemahaman shalat itu sendiri.


Lalu, Bagaimana Cara Menanamkan Why tentang shalat pada anak-anak kita?


Yuk, simak kembali lanjutan videonya berikut ini sampai tuntas!


 Lalu, gimana cara ngomong pada anak-anak kita tentang makna Shalat itu sendiri? Adakah media yang tepat untuk membantu hal itu?


Tonton Sampai Akhir Videonya ya Ayah Bunda !




Yuk, klik di sini>>>>>

Next Article