Memuji Anak itu Baik Asalkan

...


Salah satu cara untuk membangkitkan rasa percaya diri anak bisa dilakukan dengan cara memujinya. Memuji suatu hal yang ia lakukan dengan baik. Entah itu keterampilan yang dilakukannya ataupun penampilannya yang memang baik.

Namun, sikap memberikan pujian ini sebaiknya tidak dilakukan dengan berlebihan karena menurut para ahli, pujian yang berlebihan  bisa menimbulkan berbagai perubahan bagi mental mereka, seperti ...

1. Tekanan yang Berlebih

Memuji anak tentang keceradasan, kepintarannya melakukan sesuatu memang sah-sah saja.
Namun bila terlalu sering diucapakan akan menimbulkan banyak tekanan bagi anak-anak untuk membuktikan pujian tersebut.

 

Berdasarkan penelitian para ahli, ketika ada orang dewasa yang memuji mereka, hal tersebut cenderung membuatnya ingin tampak sempurna bahkan anak bisa melakukan apapun agar tampak seperti yang orang dewasa katakan.

 

2. Mudah Menyerah

Fakta yang menarik yang telah dipaparkan oleha para ahli, bahwasannya memuji berlebihan pun bisa membuat mereka untuk mudah menyerah.

 
Contohnya saja bila ada orang tua atau orang dewasa yang mengucapkan padanya “Kamu Pintar Sekali” dan pujian tersbut dilakukan berulang-ulang, maka justru hal tersebut akan membuatnya cepat menyerah ketika Ia tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

Jika sudah begitu dan anak dihadapi dalam kondisi yang sulit ia akan tampak cemas dan mengambil jalan lain untuk bisa terlihat “sempurna” kembali.
 

Karena itu, sebaiknya berikan pujian untuk proses dan juga spesifik seperti :

“ Ayah suka cara kamu menyusun balok. Kamu tidak mudah menyerah dan berhasil menemukan caranya untuk menyusunnya kembali!”

“ Bunda bangga dan senang padamu karena mau berbagai makanan dengan adikmu.”

 

3. Hanya Menghargai Fisik

Ketika anak diberikan pujian tentang fisiknya secara berlebihan seperti cantik, ganteng, langsung, dan lain sebagainya. Maka Ia akan merasa perhatian di sekitarnya hanya tertuju padanya karena cantik, ganteng, dan lain sebagainya.

 

Ia juga akan memiliki rasa percaya diri terllau tinggi yang bisa membuat anak hanya menghargai dirinya dari segi fisik saja.

 

Oleh karena itu, agar hal tersebut tidak terjadi dan tida berdampak buruk, maka Ayah Bunda bisa memujinya dengan cara yang berbeda.
 

Mialnya, ketika Ia gagal dalam melakukan sesuatu namun berusah untuk menampilkan yang terbaik, katakanlah bahwa karakter yang bagus itulah arti “cantik” atau “ganteng” bagi dirimu. Dengan begitu, pujian yang Ayah Bunda berikan menjadi seimbang.  Singkat kata, tidak hanya memuji fisiknya, tapi juga karakter anak.



Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan rezeki yang lapang untuk Ayah Bunda

Selamat beraktifitas

 

Created by : Sakeena Team

Next Article