Akankah Kita Menjadi Orangtua yang Dirindukan?

...

Originally created by: @canunkamil

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Sahabatku, salah satu pahala jariyah yang takkan terputus adalah doa anak-anak yang shaleh.

Hari ini, membesarkan anak menjadi anak shaleh, menjadi tantangan sendiri. Lingkungan pergaulan anak yang semakin liar, adanya tayangan yang tidak sesuai, dan masih banyak lainnya yang begitu meresahkan kita. Maka, membesarkan anak di masa kini untuk menjadi shaleh, tentulah ini adalah tantangan tersendiri.

Dan kalaupun pada akhirnya, sebagai ortu kita berhasil mendidik menjadi anak shaleh. Maka tantangan keduanya,  akankah kita menjadi ortu yang dirindukan bagi anak-anak shaleh kita?

Yang ketika mereka telah bekerja dan berkeluarga, selalu ada rasa kangen dari mereka untuk selalu berjumpa dan bercerita…

Yang ketika kita telah tiada meninggalkan dunia, selalu secara ikhlas tanpa diminta mendoakan kita…

Tantangan pertama, adalah tentang bagaimana menanamkan nilai-nilai Rabbani dalam jiwa mereka, melalui nasihat dan keteladanan

Tantangan kedua, adalah tentang bagaimana menjadi dekat dan di hati, menjadi sosok sahabat, menjadi sosok yang begitu dirindukan oleh anak-anak kita, melalui dengan menyengajakan diri berinteraksi dan menjalin kedekatan.

Keteladanan tanpa kedekatan, mungkin membuat hati sang anak bangga, namun hatinya rapuh dan terluka…

Kedekatan tanpa keteladanan, emosi dekat dan akrab namun perilaku tak layak tiru…

Tantangan luar biasa, menjadi orangtua yang menjadi teladan, sekaligus membangun kedekatan, jika kita ingin mendapatkan satu dari tiga jariyah yang telah dijanjikan. Tentunya, hal ini perlu dilakukan setiap harinya.

Akankah kita menjadi orangtua yang dirindukan?

Ya Allah, mampukan kami menjalani amanah ini…

Next Article